Dalam menghitung bunga pada produk di Bank (kredit, deposit) , maka berlaku rumus umum :

Image

Rumus di atas adalah untuk menghitung bunga pada loan atau kredit. Sedangkan untuk deposit, maka akan berlaku rumus :

Image

Dengan HB adalah hari bunga, sementara i adalah besar bunganya.

Dalam perhitungan bunga, terdapat tiga metode penghitungan, yaitu :

  1. Saldo Harian
  2. Saldo Rata – Rata
  3. Saldo Terendah

Bank menghitung metode perhitungan Bunga setiap bulannya. Proses yang harus dilakukan Bank ada dua, yaitu Akhir Harian dan Akhir Bulan. Pada akhir harian, Bank hanya merekapitulasi saldo saja, sedangkan jika akhir bulan, yang dihitung bank ada tiga, rekapitulasi saldo, penghitungan bunga, dan penetapan saldo awal.

Berikut adalah contoh perhitungan bunganya. Atun membuka tabungan dengan bunga 10% di Bank Karman dengan rincian transaksi sebagai berikut :

5/6 Setor tunai 10 juta

7/6 Ambil Tunai 2 juta

10/6 Pindah buku kredit dari deposito 15 juta

17/6 Pindah buku debit tabungan Jono 5 juta

25/6 Pindah buku debit tabungan Ali (Bank Sit)i sebesar 5 juta

26/6 Pindah buku kredit Bilyet Giro Jono (Bank Siti) sebesar 20 juta.

Dengan metode saldo harian, langkah pertama adalah merekapitulasi saldonya. Berikut adalah rekapitulasi saldonya :

Image

Langkah kedua yaitu perhitungan bunganya. Dengan menggunakan metode saldo harian, maka berikut adalah penghitungannya :

Image

Pada tanggal 30 Juni atau setiap akhir bulan harus ditambah dengan 1 karena jika tidak ditambah dengan 1 maka pada tanggal 30 Juni tidak dihitung bunganya. Karena dia harus tetap dihitung bunganya pada perhitungan hunga, maka setiap akhir bulan selalu ditambah 1. Jumlah dari saldo bunga per transaksinya di atas adalah bunga sebelum pajak. Hasil penjualan di atas adalah sebesar 144. 382. Jika menggunakan metode saldo terendah, maka penghitungannya hanya pada akhir bulan, jika berdasarkan transaksi atas, yaitu dengan rumus :

Image

Pada saldo terendah, nominal yang digunakan adalah nominal saldo yang paling rendah di rekapitulasi saldo di atas, yaitu 8.000.000. sedangkan jika menggunakan saldo rata – rata, maka rumus yang digunakan dengan transaksi di atas adalah :

Image

Rata – rata saldo adalah seberapa lama dana itu mengendap di Bank. Hasil dari perhitungan tersebut adalah bunganya, namun itu bunga sebelum pajak. Sedangkan untuk menghitung berapa saldo pada awal bulan berikutnya, maka saldo bunga harus dikalikan dengan pajak, yaitu pajak penghasilan. Rumusnya adalah :

Image

Sehingga hasilnya adalah bunga setelah pajak. Saldo akhir ditambah dengan bunga setelah pajak akan menjadi saldo awal pada bulan berikutnya, dalam transaksi ini berarti hasil dari penjumlahan saldo akhir dengan bunga setelah pajak akan menjadi saldo awal pada bulan Juli. Jika dalam hal kredit atau pinjaman biasa, maka Bank biasanya menggunakan metode saldo harian, sedangkan untuk pelajar, maka Bank menggunakan metode saldo terendah.

Pada tanggal 30 Juni, saldonya menjadi 33 juta. Pada tanggal 1 Juli, tabungan menjadi 33 Juta ditambah dengan saldo bunga akhir setelah dipotong pajak. Itu pada tabungannya. Selain itu, untuk depositonya menjadi berkurang 15 juta. Yang berpengaruh lagi terhadap transaksi adalah bilyet giro, Karena bukan dari rekening sendiri maka berpengaruh pada RK pada BI. Tadi Atun, nasabah Bank Karman akan mengirim uang ke Ali yang menjadi nasabah di Bank Siti, maka tabungannya Atun berkurang karena transaksi harus lewat kliring, maka RKBI Bank Karman pun berkurang sebesar 5 juta. Yang berpengaruh lagi yaitu Giro dari Jono, Banknya Bank Siti bertambah 20 juta. Pada transaksi pengiriman, Karena pengirimannya sesama bank, sesama tabungan, maka tabungan Atun berkurang 5 juta ke tabungannya Jono sehingga tabungannya Jono bertambah. Pada transaksi ambil tunai, yang berpengaruh Kas, Kasnya berkurang sebesar 2 juta. Perlu dicatat jurnalnya agar mengetahui aliran dananya.

Setiap hari, yang dilakukan oleh bank adalah merekapitulasi saldo sampai menjadi neraca. Akun tabungan di neraca terdiri dari tabunga Atun, tabungan Jono, dan tabungan – tabungan dari nasabah lain. Jika satu cabang. Jika terdiri dari banyak cabang, maka tabungannya merupakan jumlah tabungan dari Bank – Bak cabang yang lain.

Bank Siti memiliki deposit sebesar 300 juta. Excess Reserved nya ditentukan oleh Bank Siti sebesar 2%. Maka Rekening Koran pada Bank Indonesia adalah sebesar 30 juta yaitu hasil dari = (8% x 300 juta) + (2% x 300 juta) . sedangkan Bank Karman memiliki deposit sebesar 100 juta. Excess Reserved nya ditentukan oleh Bank Karman sebesar 4%. Maka Rekening Koran pada Bank Indonesia adalah sebesar dari 12 juta yaitu hasil dari hasil dari = (8% x 100 juta) + (4% x 100 juta). Berikut tabel transaksi kliring

Image

Semua yang ada di Bank Siti merupakan surat – surat yang dikirimkan oleh Bank Karman. Sedangkan surat – surat yang ada di Bank Karman merupakan surat – surat yang dikirimkan dari Bank Siti. Surat – surat ini dikirimkan melalui BI. Tidak semua surat – surat di atas disetujui. Bank Siti menolak G dan X sedangkan Bank Karman menolak A dan E. Tolakan ini terjadi pada sore hari, sedangkan pengiriman surat – surat terjadi pada pagi hari. Berikut adalah tabel saldo Rekening Koran Bank Siti dan Bank Karman sebelum terjadi tolakan kliring.

Image

Hasil sementara pada Bank Siti adalah positif 15, artinya dia menang kliring, sementara Bank Karman negatif 15, sehingga ia kalah kliring. Tapi ini sebelum terjadi penolakan kliring.

Setelah adanya tolakan kliring, maka tabel saldo Rekening Koran Bank Siti dan Bank Karman menjadi berikut ini :

Image

Saldo pada Bank Siti setelah adanya tolakan kliring menjadi positif 10, artinya Bank Siti menang kliring sehingga Rekening Koran pada Bank Indonesia bertambah dari 30 juta dmenjadi 40 juta. Sedangkan Bank Karman menjadi negatif 10, artinya dia kalah kliring dan harus menutupinya dari rekening Koran pada Bank Indonesia untuk menutupi kalah kliring yaitu 12 juta – 10 juta = 2 juta. Karena dana di Rekening Bank pada BI tersisa 2 juta dan kurang 6 juta, jadi dia harus melakukan call money dengan meminjam dana dari Bank Siti yang memiliki kelebihan dana untuk menutupi kekurangan dana dia. Sehingga dana dari Bank Siti pun berkurang sebesar 6 juta menjadi 34 juta sedangkan dana RKBI Bank Karman bertambah menjadi 8 juta.