Berdasarkan soal, di ketahui :

– Modal total A = Rp 800.000 + Rp 400.000 = Rp. 1.200.000

– Modal total B = Rp 600.000 + Rp 300.000 = Rp 900.000

– Modal total C = Rp 400.000 + Rp 200.000 = Rp 600.000

– Modal total D = Rp 200.000 + Rp 100.000 = Rp 300.000

– Modal total Perusahaan = Rp 1.200.000 + Rp 900.000 + Rp 600.000 + Rp 300.000 = Rp 3.000.000

– Laba bersih      = Rp 1.000.000

– Laba ditahan    = 50%

– Laba setelah dipotong laba ditahan       = Rp 1.000.000 x 50%         = Rp500.000

– Kewajiban / utang kepada Bank DIO     = Rp 2.000.000

Ditanya :

  1. Keuntungan yang di dapat masing – masing perusahaan
  2. Kewajiban / utang yang harus dibayar masing – masing perusahaan

Jawabannya :

  1. Keuntungan yang didapat :

 Investor A           = Modal total A : Modal total x laba setelah dipotong laba ditahan

                                = Rp 1.200.000 : Rp 3.000.000 x Rp 500.000

                                    = Rp 200.000

Investor B           = Modal total B : Modal total x laba setelah dipotong laba ditahan

                                = Rp 900.000 : Rp 3.000.000 x Rp 500.000          = Rp 150.000

Investor C           = Modal total C : Modal total x laba setelah dipotong laba ditahan

                                = Rp 600.000 : Rp 3.000.000 x Rp 500.000

                                = Rp 100.000

Investor D           = Modal total D : Modal total x laba setelah dipotong laba ditahan

                                = Rp 300.000 : Rp 3.000.000 x Rp 500.000

                                = Rp 100.000

Jadi, kesimpulannya perusahaan mengalami kerugian karena keuntungan yang di dapat tidak sebanding atau jauh lebih sedikit dibandingkan modal yang mereka investasikan. Contohnya perusahaan B menginvestasikan modal total sebanyak Rp 900.000 tetapi hanya mendapat keuntungan sebesar Rp 150.000 saja, begitupun dengan perusahaan yang lain.

  1. Kewajiban yang harus dibayar :

Investor A           = (Modal total A + Keuntungan A) : (Modal total + laba setelah dipotong laba ditahan) x utang perusahaan

                                = (Rp 1.200.000 + Rp 200.000) : (Rp 3.000.000 + Rp 500.000) x Rp 2.000.000

                                = Rp 800.000

Investor B           = (Modal total B + Keuntungan B) : (Modal total + laba setelah dipotong laba ditahan) x utang perusahaan

                                = (Rp 900.000 + Rp 150.000) : (Rp 3.000.000 + Rp 500.000) x Rp 2.000.000

                                = Rp 600.000

Investor C           = (Modal total C + Keuntungan C) : (Modal total + laba setelah dipotong laba ditahan) x utang perusahaan

                                = (Rp 600.000 + Rp 100.000) : (Rp 3.000.000 + Rp 500.000) x Rp 2.000.000

                                = Rp 400.000

Investor D   = (Modal total D + Keuntungan D) : (Modal total + laba setelah dipotong laba ditahan) x utang perusahaan

                        = (Rp 300.000 + Rp 50.000) : (Rp 3.000.000 + Rp500.000) x Rp2.000.000

                        = Rp 200.000

Jadi, kesimpulannya perusahaan mengalami kerugian karena keuntungan yang di dapat tidak sebanding atau jauh lebih sedikit dibandingkan kewajiban / utang yang harus mereka bayarkan. Contohnya perusahaan B mendapat keuntungan  sebanyak Rp 150.000 tetapi harus membayar kewajiban / utang  sebesar Rp 600.000, terlepas dari modal yang dia investasikan, berarti dia harus mengeluarkan lagi 450.000 dari uang pribadinya dia. Begitupun dengan perusahaan yang lain.

Nama   : Raycard Destion Daniel

Kelas    : 1EB24

NPM    : 25211919