Pasar Modern VS Pasar Tradisional

Hal ini sepertinya (dan mungkin pastinya) tidak asing lagi di telinga kita. Seperti yang kita ketahui, pasar tardisional sering dibanding – bandingkan dengan pasar modern. Kalau kita lihat dan kita amati dari sejarahnya, pasar tradisional sudah ada jauh sebelum pasar modern berdiri. Bahkan pasar modern pun terinspirasi dari pasar tradisional. Tapi, akhir – akhir ini, pasar modern lah yang paling banyak menarik minat serta perhatian dari masyarakat, baik masyarakat kelas atas, menengah, bahkan kelas menengah ke bawah pun tertarik untuk belanja di pasar modern. Sebenarnya, alasannya sangat klise. Yaitu masalah kenyamanan.

Memang, harus kita akui jika kita belanja di pasar tradisional tidaklah senyaman ketika kita belanja di pasar modern. Padahal dulu, saat pasar modern belum terlalu populer (atau bahkan belum seterkenal sekarang), banyak masyarakat yang rela menghadapi persoalan – persoalan di pasar tradisional seperti kotornya kondisi pasar, antrian yang begitu padat, dan sebagainya. Tapi, setelah kehadiran pasar modern, perlahan pasar tradisional mulai kehilangan peminatnya. Banyak yang beralih ke pasar modern. Walaupun mungkin dari segi harga, jauh lebih mahal ketika kita belanja di pasar modern, tapi ternyata faktor kenyamananlah yang menjadi faktor kunci dari kesuksesan pasar modern. Apalagi sejak pasar modern mulai mengembangkan sayapnya di dunia perbisnisan, dengan membuka banyak cabang, tidak hanya di kota – kota besar saja. Bahkan di perkampungan pun sudah ada pasar modern. Itulah kenapa sekarang semua lapisan masyarakat banyak yang berbelanja di pasar modern, walaupun tidak sedikit juga yang berbelanja di pasar tradisional dengan alasan pendapatan yang terbatas. Kalau kondisi ini dibiarkan terus menerus terjadi, maka kedepannya, pasar tradisional pun akan punah. Oleh karen itu, pemerintah harus lebih memperhatikan pasar tradisional. Memang, sekarang sudah ada pasar tradisional yang sudah berkonsep seperti pasar modern, tanpa menghilangkan ciri khas dari pasar tradisional. Tapi jumlahnya masih sangat sedikit. Bahkan mungkin dapat kita hitung dengan menggunakan jari kita. Oleh sebab itu, pemerintah seharusnya lebih banyak memberi tempat yang bersih kepada pasar, lebih mensosialisasikan pentingnya fleksibilitas pasar dalam jaman yang serba modern ini sehingga pasar tradisional tidak semakin ditinggalkan oleh pelanggannya. Melainkan memberi inovatif yang sesuai dengan permintaan dan kenyamanan konsumen.